Rabu, 03 Februari 2010

kiat - kiat menghadapi UN

Untuk menghadapi UN kita harus punya trik- trik atau kiat jitu agar nilai UN kita menjadi bagus. Keberhasilan seorang siswa menghadapi UN tidak sepenuhnya terletak pada penguasaan materi pelajaran saja tetapi kesiapan mental dan teknis juga ikut serta dalam keberhasilan menghadapi UN.


Fokus pada proses

Biasanya sekolah menetapkan target- target tertentu kepada siswanya. Target bisa saja memacu siswa tetapi jika tidak hati-hati malah dapat membebani dan membuat siswa tertekan, terutama siswa dengan prestasi terbaik. Mereka menanggung harapan sekolah dan teman-temannya untuk memperoleh nilai terbaik. Untuk itu, sebaiknya kita fokus dulu pada proses ujian bukan pada hasil akhirnya. Jika kita memikirkan hasil akhir, kita bisa terbebani dan tertekan.


Pertinggi konsentrasi dan kemampuan membaca

Biasanya banyak soal ujian yang berbentuk cerita seperti bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bisa saja soal tersebut sangat panjang sehingga kita malas untuk membacanya. Untuk soal jenis ini siswa perlu memiliki ketrampilan membaca yang baik dan kemampuan berkonsentrasi untuk mengikuti alur cerita untuk memahami permasalahan yang diajukan. jangan sampai terjebak dalam kalimat pengecoh yang dapat membuyarkan konsentarasi kita.


Kenali materi dengan mempelajari SKL

Penguasaan materi mutlak diperlukan setiap siswa dalam menghadapi UN karena tanpa bekal penguasaan materi kita tidak bisa menjawab soal-soal UN. Kita tidak bisa bergantung pada teman karena pastilah itu dilarang dalam tata tertib UN. Oleh karena itu sekolah berperan penting dalam mempersiapkan penguasaan materi pelajaran yang akan diujikan. Guru biasanya sejak awal semester satu telah melakukan pemetaan materi pelajaran dari Standar kompetensi, soal tahun-tahun sebelumnya, dan SKL ( Standar Kompetensi Kelulusan). Hasil pemetaan materi digunakan guru untuk memetakan siswa yang relatif kurang, rata-rata, dan superior dalam menghadapi materi tersebut sehingga dapat menentukan strategi belajar yang tepat untuk siswanya. Jadi, jangan sia-siakan SKL yang diberikan oleh guru , SKL sangat meringankan kita dalam belajar karena materi dalam SKL biasanya keluar sehingga dengan mempelajari SKL berarti kita telah mempelajari garis besar materi yang diujikan.


Kenali suasana ujian dan kepekaan waktu dengan mengikuti tryout

Sekolah biasanya bekerjasama dengan bimbingan belajar untuk mengadakan tryout UN. Kita mungkin perlu mengikuti tryout ini untuk mengenali suasana ujian disamping untuk menjajal kemampuan yang dimiliki. Suasana latihan dikelas berbeda dengan tryout karena pada tryout kita mengerjakan soal yang dibuat orang lain bukan guru kita.

Tryout juga memberi kesempatan untuk berlatih memanfaatkan waktu dengan mengerjakan soal dari yang termudah dahulu kemudian soal yang susah dengan memperhatikan alokasi waktu. Semakin banyak kita mengikuti tryout tentunya semakin baik tetapi jangan menganggap nilai dari tryout ini sebagai vonis akhir yang akan diraih juga dalam UN karena tryout adalah uji coba. Jangan pesimis jika mendapat nilai jelek. Dengan nilai jelak tersebut dapat mendorong kita untuk lebih rajin belajar lagi. Begitu pula dengan siswa yang mendapat nilai baik.


Jangan lupakan hal-hal teknis dalam menjawab soal

Kita pasti tahu bahwa UN menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK). LJK harus ditulis dengan pensil 2B agar bisa discan / dibaca komputer. Banyak jawaban siswa yang tidak terbaca komputer karena kesalahan dalam menghitamkan bulatan jawaban, baik itu karena kurang hitamnya warna bulatan ataupun terlalu berlebihan dalam menghitamkan jawaban. Karena itu, pastikanlah kalian selalu:

  1. menjaga kebersihan LJK. Jangan sampai kotor, terlipat, maupun basah

  2. menggunakan pensil 2B dari merek yang baik. Jangan gunakan pensil 2B yang palsu

  3. mengisi bulatan secara penuh dan tidak melebihi batas

  4. yakinkan jawaban yang diisi sesuai dengan nomor soalnya, jangan sampai melompat.


Dukungan keluarga

Sebagian besar waktu siswa berada di rumah sehingga suasana rumah mempengaruhi mood siswa untuk belajar. Karena itu,kalian harus berbicara pada keluarga dan meminta dukungan mereka. Mintalah kepada mereka agar bisa bekerjasama menciptakan suasana rumah yang nyaman untuk belajar, misalnya dengan mematikan TV pada waktu belajar.

Berdoa

Jadi dalam menghadapi UN kita harus siap materi, mental, dan teknis. Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan bisa berguna bagi kalian yang mau menghadapai UN. Semangat dan selamat berjuang! Semoga kita semua lulus. Amin.

0 komentar:

Poskan Komentar